Rabu, 2007 Juli 11

IKHWAN APA BAKWAN

Buat refreshing.....
Diambil dari websitenya kang Dudung (met married kang, afwan terlambat setaun setengah...wong baru buka websitenya kang dudung hari ini).

IKHWAN APA BAKWAN

Oh.... Ikhwan
Apa bedanya dengan si Marwan
Si Ali, Paijo atau si Iwan
Oh ternyata cuma sebutan

Oh.... Ikhwan
Walaupun tidak rupawan
Alias modal tampang pas-pasan
Tetep aja tebar senyuman (sekalian ibadah...)

Oh.... Ikhwan
Gayanya sih bisa ketebak & kelihatan
Jenggot melambai,baju koko & sendal jepit usang (itu dulu...)
Sesekali komat-kamit sambil jalan

Oh.... Ikhwan
Nyarinya susah-susah gampang
Kadang di masjid, kampus or sekolahan
Mungkin juga lagi nyari sampingan
Nggak taunya buat biaya walimahan (he..he..he)

Oh.... Ikhwan
Ngomonginnya masalah aksi dan kepartaian
Juga Liqo'an and hapalan
Kata orang "Nggak ada bahasan yang lain, wan ?"

Oh.... Ikhwan
Anehnya kalo lagi jalan
Ngukurin tanah apa ngitung lantai sih, wan?
Oh..... ternyata dia jaga pandangan !!! (Harus ditiru tuuhh..)

Ikhwan... Ikhwan...
Lucunya kalo akhwat sedang berpapasan
Langsung minggir! , acuh tak acuh kaya' musuhan
Gubrak...!!!!! apaan tuh, wan?
Eh.... dia jatuh, kagak ngeliat ada selokan :)

Oh.... Ikhwan, apa semuanya begitu, Wan ?
Ada nggak yang masih tebar pesona & jelalatan ?
Berarti itu bukan ikhwan,
Dan buat para akhwat,
hati-hati... mungkin dia nyari pasangan


Trus, dimana bakwannya kang Dudung? Mudah-mudahan nggak ada yang kesinggung.
Wassalam

Manusia Pembelajar

.: Baca Selanjutnya......

INDAHNYA BERIBADAH (01)

Terkadang kita mengeluh, di era digital sekarang ini kita harus selalu bertindak cepat. Semua aktifitas harus dilakukan dengan cepat. Beribu pilihan dan kesempatan hadir sekaligus di depan kita dalam waktu yang bersamaan. Dan itu semua menyebabkan kita merasa sulit untuk berkonsentrasi. Ibadah kita, sholat kita, zikir kita, terasa hambar, hampa, terjebak rutinitas, dan tidak pernah menyentuh ruang spiritual kita yang paling dalam.

Ada beberapa kiat sederhana, yang barangkali bisa memudahkan kita untuk beribadah dengan baik. Berangkat dari pengalaman pribadi, kita harus membuka diri kita selebar-lebarnya agar kita bisa merasakan kesalahan-kesalahan yang kita lakukan tiap hari. Kesalahan yang dimaksud bukanlah kesalahan yang berskala besar menurut kita, karena itu pasti akan kita rasakan. Kesalahan yang dimaksud adalah kesalahan-kesalahan sederhana yang sering kita lakukan tanpa disadari. Bahkan hal-hal sepele yang kita anggap itu biasa, seperti membuang bungkus permen di jalan, tidak menyapa rekan kerja ketika bertemu, meja kerja yang berantakan, dan berbagai hal kecil lainnya.

Beribadah khususnya ibadah ritual seperti shalat dan zikir, merupaka aktifitas spiritual yang membutuhkan kesadaran tinggi. Kebiasaan kita untuk mengetahui setiap kesalahan kecil yang kita lakukan, akan meningkatkan kesadaran kita sekaligus barangkali membersihkan ruang spiritual yang kita miliki. Sehingga ketika kita melaksanakan shalat dan berzikir, ruang spiritual kita akan dihiasi dengan aneka rasa kenikmatan, kecintaan dan kerinduan kepada Sang Khalik. Semoga kita dimudahkan Allah agar bisa merasakan nikmatnya beribadah.
Wallahu a'lam.

Manusia Pembelajar




.: Baca Selanjutnya......

Sabtu, 2007 Juni 30

Kabar Gembira...Notebook Supermurah

Ada kabar gembira bagi kaum miskin papa (miskin laptop, PDA, komunikator, bahkan handphone) sepertiku. Akhir tahun 2007 ini katanya ada penawaran laptop murah dari Asus bertipe Eee PC 701, dengan spesifikasi:
Prosesor 900MHz Dothan based Intel Pentium M
Konektivitas 802.11b/g Wireless LAN / tiga port USB 2.0 / slot MMC/SD
4 GB flash-based hard drive (sayang..ya)
Memori 512 MB DDR2-400 RAM
Web cam resolusi 640 x 480 piksel
Layar 7 inci TFT LCD
Dimensi 22,5 x 16,5 x 2,1-3,5 cm
Berat 0,89kg
Harga US$199

Anda berminat? Mudah-mudahan ada yang tahu dimana produk itu dijual di Surabaya. Dan mudah-mudahan ada yang bisa menjelaskan apakah laptop itu bisa diinstall Win XP.

Manusia Pembelajar





.: Baca Selanjutnya......

Lagi-Lagi...Metro TV

Perasaan jadi nggak enak jadinya. Kok awal-awal bikin weblog, isinya ngritik Metro TV tok. Padahal saya termasuk penggemar berat Metro TV, lho. Bayangkan stasiun TV kok cerdas, liputannya aktual, kupasannya mendalam, nggak banyak iklan, sepertinya nggak materialis, nggak banyak sinetron yang membuat bangsa ini jadi bodoh de el el. Tapi setelah berkeliaran di dunia maya ini, kok banyak hal yang membuatku jadi bertanya-tanya dan bertanya-tanya.
Salah satunya ya..., kasus yang sudah lama sih. Ternyata Mbak Sandrina nggak boleh tampil di Metro TV karena berjilbab. Nggak tahu gimana sekarang kabarnya Mbak Sandrina Malakiano. Bravo buat Mbak Sandrina Malakiano. Berikut saya kutipkan berita dari GATRA:
KE mana sih Sandrina Malakiano? Presenter Metro TV ini tak lagi terlihat membacakan berita sejak kepulangannya dari Tanah Suci, akhir Desember tahun lalu. Rupanya, sejak kepulangannya itu, wanita kelahiran Bangkok, Thailand, pada 1971, ini membuat keputusan penting. Sandrina memutuskan untuk mempertahankan jilbabnya.
"Ketika kembali ke Tanah Air, berat rasanya membuka jilbab. Karena itu, saya memutuskan untuk tidak membukanya lagi," kata Sandrina kepada wartawan Gatra Asmayani Kusrini. Keputusan memakai jilbab ini, menurut Sandrina, adalah hasil proses kontemplasinya di hadapan Allah SWT dan diri sendiri.
Tapi proses spiritual itu membuat Sandrina harus menghadapi pilihan sulit. "Saya sadar sepenuhnya bahwa setiap keputusan pasti ada konsekuensinya," kata runner-up presenter berita terbaik versi Asian Television Award 2002 ini. Meski tidak ada aturan tertulis, presenter TV berjilbab masih belum bisa muncul di stasiun televisi tempat Sandrina bekerja.
Alhasil, Sandrina terpaksa menjauh dari depan kamera. Hingga kini, ia memang masih menjadi bagian dari Metro TV, tapi sulit baginya menerima kenyataan tidak lagi tampil menyampaikan berita. Karena itu, untuk membiasakan diri menjauh dari kamera, Sandrina memilih pulang ke Bali dan cuti di luar tanggungan setidaknya hingga akhir Maret. "Saya masih harus membiasakan diri bekerja di belakang kamera," katanya. "
Dan ketika ada seorang pemirsa yang menanyakan jawabannya kepada Pihak Metro, maka beginilah jawabannya:
" Pak Surya yang baik,
Terima kasih atas perhatiannya dan mohon dimengertibahwa untukmenjadi seorang jurnalis adalah bersikap independen.Sandrina saat inisedang mengambil cuti di luar tanggungan untukmelanjutkan Sarjana Strata1 nya yang belum selesai. Lagipula suaminya, EepSaefullah Fatah jugaakan segera berangkat belajar keluar negeri.
Jadi Sandrina masih berstatus sebagai karyawan MetroTV yang jugaharus mematuhi peraturan perusahaan yang ada. Hingga saat ini, Metro TVbelum memiliki larangan secara tertulis mengenai haltersebut. Mohon dipahami bahwa kami tidak ingin hal ini dipolitisir oleh pihak-pihak lain.
Seseorang berhijab tidak berarti tidak pantas menjadi presenter,namun khusus di Metro TV, seseorang tersebut hanya dapat muncul pada saat-saat bulan Ramadhan atau hari-hari besar Agama Islam lainnya.
Wassalam,
Henny PuspitasariPR & Publicity ManagerMETRO TV"


Metro...Metro. Sampai kapan dikau akan tetap seperti ini?

Manusia Pembelajar




.: Baca Selanjutnya......

Metro TV... Kau Buat (Lagi) Sakit Hatiku

Nampaknya Metro TV kini semakin berulah. Setelah menjadi corong kampanye partai beberapa hari yang lalu, stasiun televisi ini kini semakin mempertegas jati dirinya sebagai corong propaganda Amerika. Hari Rabu malam, 26 Juni 2007 lalu, Metro TV menayangkan Metro Realitas dengan topik mengenai perlawanan balik para tersangka teroris. Sang pembawa berita, dengan intonasi yang sangat profokatif khas Metro Realitas, selalu menyebut kata Jamaah Islamiyah dengan penekanan yang berlebihan pada kata Islamiyah. Dan hal tersebut dilakukan berulang-ulang tanpa merasa risih, bahwa acara ini disiarkan di depan jutaan umat Islam yang menjadi mayoritas penduduk negeri ini.

Pada saat itu, hatiku, dan mungkin hati jutaan umat Islam yang menyaksikan acara tersebut, menggelegak panas mendengar hal itu. Dan seperti kata Tukul Arwana, tak sobek-sobek mulutmu!!! Apakah para redaktur Metro TV tidak bisa membedakan antara Islam sebagai agama yang dianut mayoritas anak bangsa ini, dengan oknum dari segelintir orang yang mengatasnamakan Jamaah Islamiyah, yang jelas-jelas tidak merepresentasikan umat Islam atau Islam sebagai agama dan tatanan hidup? Tidak bisakah kalian menggunakan inisial atau apapun untuk menegakkan obyektifitas berita, sehingga pemirsa akan mengerti bahwa para pelaku pengebom ini adalah OKNUM! Atau kalian memang sengaja menjadi corong sang polisi dunia, yang melakukan character assasination terhadap Islam dan kaum Muslimin dengan isu terorisme Islam di seantero jagad raya?

Barangkali memang demikian yang terjadi. Sebab, diantara selingan iklan pada acara tersebut, Metro TV mengiklankan penayangan pemutaran film Chasing Freedom. Sebuah film yang menceritakan kisah seorang pengacara yang membela imigran perempuan yang melarikan diri dari kegelapan rezim Taliban di Afghanistan, menuju tanah kebebasan Amerika Serikat. Sebuah tema picisan yang selalu diusung Hollywood untuk menghancurkan karakter Islam, dimana pelakunya diberi nama kearab-araban, bersorban, berewokan, bodoh dan hidup di tempat yang kumuh. Dan sebaliknya, mereka membangun image Amerika sebagai pembela kebenaran, negeri yang makmur dengan gedung-gedung pencakar langit, lengkap dengan para pemain yang tampan, cantik, molek, cerdas, pirang, dan unggul diatas segalanya.

Aku berdoa, semoga masih ada wartawan, editor, redaktur, atau apapun di Metro TV yang memiliki hati nurani, sehingga tidak menjadi bagian dari upaya pembodohan bangsa ini. Jangan mau anda semua terseret ke dalam konspirasi besar yang pada akhirnya akan anda sesali di dunia dan akherat.

Buat Mas Surya Paloh, anda adalah dalang dibalik semua dalang di Metro TV. Percuma anda dikarunia harta yang berlimpah dan kekuasaan yang tanpa batas sebagai raja media, akan tetapi semua itu digunakan untuk menghancurkan nilai-nilai yang anda anut dan anda yakini. Nauzubillah.

Manusia Pembelajar



.: Baca Selanjutnya......

Menyingkap Rahasia Shalat Tahajud

Pada fase awal kenabian, shalat tahajud adalah wajib hukumnya. Hal itu dikarenakan fase tersebut adalah fase pembentukan karakter dasar seorang Muslim yaitu pembentukan aqidah. Baru setelah turunnya perintah shalat lima rakaat, perintah wajib bagi shalat tahajud ditiadakan. Akan tetapi, shalat tahajud menjadi merupakan shalat sunah yang paling utama, sebagaimana Imam Turmidzi meriwayatkan dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda: “Shalat sunah yang utama setelah shalat fardhu adalah shalat tahajud.” (Abu Dawud).

Berikut ini disajikan beberapa keutamaan dan manfaat shalat tahajud dari sisi medis (dikutip dari http://tahajudcallmq.wordpress.com/ )

“Tahajud diketahui sebagai ibadah yang ditunaikan pada malam hari, saat setiap orang mengistirahatkan tubuhnya dari kelelahan aktivitas di siang hari. Banyak kalangan menyatakan bahwa idealnya masa tidur di malam hari adalah enam hingga delapan jam. Tidur di malam hari akan memberikan energi baru bagi seseorang untuk melakukan aktivitasnya di pagi hingga siang hari.
Namun kemudian muncul sebuah pendapat lain dari seorang ilmuwan bernama Ray Meddis. Ia menyatakan bahwa masa tidur yang sempurna hanyalah tiga hingga empat jam setiap harinya. Seseorang akan mengalami deep slep sekitar tiga hingga empat jam saja. Tentu seorang Muslim mampu memanfaatkan sisa masa tidur itu untuk memadu cinta dengan Tuhannya, melalui shalat tahajud.
“Bangunlah untuk shalat di malam hari kecuali sedikit daripadanya. Yaitu seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Alquran dengan perlahan-lahan.” (Al-Muzammil [73]: 2-4).

Seorang ilmuwan Muslim asal Mesir, Fadhlalla Haeri, menyatakan bahwa ayat tersebut memberikan panduan bagi muslim untuk mencapai keseimbangan. Di sisa masa istirahatnya, tiga jam masa efektif tidur malam, maka ia pun semestinya bangun untuk menjalankan aktivitas yang bermanfaat. Bangun di waktu malam adalah salah satu aktivitas yang memberikan manfaat.
ia menambahkan, pada saat itu energi did lam tubuh seseorang berada dalam kondisi rndah. Selain itu, medan refleksi juga begitu bersih. Dalam tradisi India, kondisi seperti itu disebut sebagai tahap pembentukan kesadaran yang terjadi pada titik energi ketujuh atau cakra mahkota. Dampaknya, akan meningkatkan intuisi seseorang dan kesadaran diri untuk mampu mengendalikan emosi negatif.

Menurut Haeri, pada saat seseorang menggelar sajadah untuk menunaikan shalat tahajud, ia berada dalam kondisi layaknya orang melakukan meditasi dan relaksasi atas kelenjar pineal. Ini akan menspiritualkan intelektual sesorang disertai dengan kemampuan personal untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah serta menjalin hubungan yang harmonis dengan sesamanya.
Tak hanya itu, pada saat matahari terbenam, kelenjar pineal mulai bekerja dan memproduksi hormon melatonin dalam jumlah besar dan mencapai puncaknya pada pukul 02.00 hingga 03.00 dini hari. Hormon inilah yang kemudian menghasilkan turunan asam amino trytophan dalam jumlah besar pula.

Tahukah Anda? Tahajud menjadi sarana untuk mempertahankan melatonin dalam jumlah yang stabil. Hormon melatonin akan membentuk sistem kekebalan dalam tubuh dan membatasi gerak pemicu tumor seperti estrogen. Haeri mengungkapkan bahwa pada masa kanak-kanak melatonin yang ada di dalam tubuh berjumlah 120 picogram. Namun jumlah tersebut akan semakin menurun pada usia 20 30 tahun.

Selain secara alamiah, pengurangan jumlah melatonin di dalam tubuh juga diakibatkan adanya pengaruh eksternal, seperti: tidur larut, medan elektromagnetik, dan polutan kimia misalnya pestisida, yang pada akhirnya menyebabkan penyakit tekanan darah tinggi dan sakit kepala. Pada titik tertentu bahkan menyebabkan turunnya sistem kekebalan tubuh.
Kafein yang terkandung di dalam kopi, teh hitam, dan soda tertentu juga akan menyebabkan kemampuan antioksidan melatonin berkurang. Keadaan ini akan membahayakan sel-sel tubuh saat seseorang tengah terjaga.

Dengan demikian, kata Haeri, yang harus menjadi perhatian adalah bukan kuantitas tidur seseorang untuk memberikan kebugaran pada tubuh, tetapi justru kualitas tidur. Tiga jam adalah waktu yang cukup untuk itu.
Tahajud tidak hanya memberikan pengaruh pada posisi melatonin. Gerakan ibadah di sepertiga malam terakhir ini juga memberikan pengaruh tertentu pada tubuh. Setidaknya, pada saat berdiri tegak dan mengangkat takbir secara tidak langsung akan membuat rongga toraks dalam paru-paru membesar. Ini akan menyebabkan banyak oksigen yang masuk ke dalamnya. Ada kesegaran yang dirasakan ketika seseorang dapat menghirup udara segar ke dalam paru-parunya di keheningan malam itu. Pada saat sujud, seluruh berat dan daya badan dipindahkan sepenuhnya pada otot tangan, kaki, dada, perut, leher, dan jari kaki. Proses ini dilakukan berulang-ulang sesuai jumlah rakaat shalat tahajud yang kita lakukan.

Setelah oksigen masuk ke dalam paru-paru, oksigen diedarkan ke seluruh tubuh dengan lancar karena adanya pergerakan otot selama ruku’ dan sujud. Selain itu, dalam shalat seseorang juga melakukan gerakan duduk di antara dua sujud dan tahiyat yang menyebabkan adanya gerakan tumit, pangkal paha, jari tangan, jari kaki, dan lainnya. Tentu peredaran oksigen akan menjadi lancar.”

Betapa dahsyat manfaat shalat tahajud. Semoga bermanfaat.

Manusia Pembelajar



.: Baca Selanjutnya......

Jangan Pernah Minum Coca Cola (Lagi)

Pernah lihat iklan coca cola di TV yang terbaru. Ada sebuah keluarga sedang menyiapkan makan bagi seluruh anggotanya.Kemudian, sang anak perempuan menyiapkan sebotol coca cola ukuran besar untuk seluruh keluarga. Dan setelah makan, mereka beramai-ramai minum coca cola tersebut.

Hampir tidak ada yang aneh dalam setiap adegan yang ditayangkan. Kecuali satu hal
mereka semua minum dengan TANGAN KIRI. Ditengah kultur kita (apalagi di negara dengan mayoritas penduduk Muslim) yang sangat-sangat menekankan penggunaan tangan kanan untuk aktifitas-aktifitas yang “baik” (makan, minum, memberikan sesuatu kepada orang lain), coca cola muncul dengan tradisi global (Amerika) yang sangat permisif terhadap pelanggaran etika, moral dan agama. Dan seperti biasa, tidak ada satu pihakpun yang berkeberatan terhadap hal itu. Bangsa kita sudah dihinggapi penyakit “sindrom kodok rebus”.

Ada sebuah fenomena tentang kodok. Kodok, apabila dimasukkan kedalam sebuah bejana berisi air panas, maka begitu menyentuh permukaan air panas tersebut, ia akan langsung meloncat seketika dan selamatlah ia dari kematian. Akan tetapi, apabila kodok dimasukkan kedalam bejana berisi air dingin dan direbus pelan-pelan, maka kodok tidak merasakan perubahan temperatur pada lingkungannya. Hingga tanpa disadari, sang kodok akan mati kepanasan.

Tanpa sadar, tangan-tangan polisi global Amerika sudah sekian lama mencengkeram bangsa kita melalui melalui pasukan globalnya: McDonald, coca cola, MTV, Hollywood dan CNN. Pelan-pelan tapi pasti sang globocop menancapkan kuku-kuku peradaban globalnya melalui gaya hidup junk food (McDonald dan coca cola), musik dan anak muda (MTV), cara berpakaian (trend mode), gaya hidup free sex (American Beauty dan American Pie), homosexual (ingat film Brokeback Mountain), penggambaran Allah dalam bentuk manusia sebagai lelucon (Bruce Almighty), memutarbalikkan fakta dan character assasination (ingat CNN dan berita-berita teroris dunia yang selalu memojokkan Islam) dan berderet dosa lainnya.

Kembali ke lap..toop. Coca cola dan konco-konconya sudah jelas-jelas meninabobokkan kita dengan pesan-pesan busuk berbungkus kertas kado indah dan parfum wangi. Pada tahun 2003, Pusat untuk Sains dan Lingkungan (”Centre for Science and Environment“) (CSE) New Delhi India, mengatakan bahwa minuman bersoda yang diproduksi perusahaan multinasional raksasa Coca-Cola dan Pepsi Co, mengandungi toksin yang meliputi lindana, DDT, malation dan klorfirifosa, yaitu pestisida yang bisa menyebabkan kanker, kerusakan sistem imun tubuh, serta cacat lahir. Produk yang diuji termasuk Coke, Pepsi, Seven Up, Mirinda, Fanta, Sprite, Thums Up dan Limca. Apalagi menurut kabar, mereka juga termasuk penyumbang peluru-peluru tajam Israel yang dilesakkan ke dada anak-anak dan pejuang Palestina. Dengan berbagai variasi produknya, masih tegakah kita mengucurkan sebotol coca cola melewati kerongkongan kita untuk mengusir rasa dahaga dan meracuni diri kita, sambil menyumbang ribuan butir peluru bagi Israel, seraya mengajari anak kita minum dengan tangan kiri? Nauzubillah
Manusia Pembelajar

.: Baca Selanjutnya......